BADIKLATDA PROV.JABAR DALAM PERSPEKTIF GLOBAL

Usman Rahman Hidayat

Abstract


Perkembangan Global baik di bidang ekonomi, sosial, politik, budaya dan ideologi begitu besar pengaruhnya terhadap berbagai aspek kehidupan dalam membangun bangsa dan negara, khususnya membangun aparatur pemerintah yang profesional sebagai pelayan masyarakat. Globalisasi dan liberalisasi ekonomi menuntut penyelenggaraan pemerintahan daerah mampu beradaptasi terhadap perubahan yang akan terjadi seperti adanya Asian China Free Trade Area (ACFTA). Kemudian Asian Economic Community (AEC) tahun 2015 mendesak kesiapan aparatur pemerintah yang kompeten. Badiklatda Prov. Jabar sebagai organisasi pembelajar selalu melakukan perbaikan dan peningkatan pelayanan untuk mewujudkan kepuasan pelanggan dan kelangsungan hidup organisasi. Organisasi pembelajar (Learning Organization) adalah organisasi yang setiap anggotanya mau dan mampu belajar secara terus menerus, baik secara individu maupun kelompok berdasarkan pola pikir dan pola tindak baru dalam suasana yang kondusif untuk menghasilkan produk/jasa yang dibutuhkan dan diinginkan bagi kepuasan pelanggan. Untuk membangun organisasi pembelajar (Learning Organization) harus dimulai dari visionary leadership dengan melaksanakan lima macam disiplin secara konsisten yaitu disiplin dalam berpikir sistemis (system thinking), disiplin dalam penguasaan diri (personal mastery), disiplin dalam model mental (mental models), disiplin dalam membangun visi bersama (building shared vision) dan disiplin dalam pembelajaran tim (team learning). Melalui organisasi pembelajar (Learning Organization) akan terjadi perubahan pada berbagai stake holders, baik itu organisasi, pemimpin, karyawan/kelompok, pemasok/mitra kerja, pesaing dan pelanggan dalam menjaga kelangsungan hidup organisasi untuk mewujudkan kepuasan pelanggan. Sumber daya manusia sebagai sumber daya saing utama bagi organisasi pembelajar (learning organization), harus dibina dan dikembangkan melalui manajemen perangkat otak (brainware management) dengan cara komunikasi yang baik, kepemimpinan yang visioner, dan pengembangan diri yang terprogram dan terarah oleh seorang pemimpin yang mempunyai komitmen kuat untuk mengembangkan organisasi yang lebih maju di masa depan. Dengan manajemen perangkat otak (brainware management) perilaku manusia dalam organisasi akan berubah dan berkembang sesuai dengan kebutuhan organisasi pembelajar, karena mind, body dan emotion yang merupakan satu kesatuan yang saling berhubungan akan membentuk suatu sistem the whole brain management dimana otak akan berfungsi sebagai pengendali. Perilaku manusia dalam organisasi pembelajar yang terkendali dengan baik sangat dibutuhkan untuk mewujudkan kepuasan pelanggan sekaligus untuk mempertahankan kelangsungan hidup organisasi. Oleh karena itu semua sistem dan prosedur kerja dalam organisasi harus terus menerus dilakukan perbaikan dan penyempurnaan secara menyeluruh melalui pendekatan total quality management dan total quality services yang terprogram secara berkelanjutan. Apalagi dalam era globalisasi seperti sekarang ini, perubahan sangat komprehensif dan mendasar menyangkut; values, structure, culture, vision, system, competency dan resources.

Kata Kunci : Revitalisasi, Organisasi Pembelajar, Globalisasi


Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.35880/.v6i1.23

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Jurnal Inspirasi



JURNAL INSPIRASI INDEXED BY:

 Google Scholar     Sinta   

__________________________________________________________________________________________________________

@2018Jl. Kolonel Masturi No.11, Cipageran, Cimahi Utara, Kota Cimahi, Jawa Barat 40511

Powered by OJS Modified donz